Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Baglog Jamur Tiram yg Berkualitas

Jamur tiram bisa tumbuh di media yang mengandung lignin dan selulosa , termasuk jamur tiram liar juga tumbuh di batang kayu atau pohon yang sudah lapuk. Sedangkan kita menggunakan serbuk gergaji kayu yang didapat dari limbah penggergajian kayu sebagai media tumbuh jamur tiram , sama seperti tanaman lainnya jika tanaman tersebut tumbuh pada tempat / tanah yg subur maka tanaman tersebut akan tumbuh dengan baik, begitu juga sebaliknya. Kondisi yang sama juga berlaku bagi Jamur tiram, jamur juga memerlukan media tumbuh yang mengandung cukup nutrisi untuk pertumbuhan badan jamur.

Baglog Jamur Tiram yg Berkualitas
Baglog Jamur Tiram yg Berkualitas

Selain serbuk gergaji biasanya ditambahkan campuran lainnya untuk menambah nutrisi media baglog seperti bekatul, jagung, pollard ( pakan ternak ), dan lainnya. Tidak ada standar / acuan pasti dari komposisi media baglog, masing masing pengrajin / produsen baglog mempunyai komposisi sendiri - sendiri berdasarkan hasil eksperimen mereka masing masing. Tujuan dari penambahan nutrisi pada media baglog ini adalah untuk meningkatkan hasil / produktivitas baglog jamur tiram yang di budidayakan.

Komposisi Media Baglog Jamur Tiram Secara Umum

  • Serbuk Gergaji Kayu Sengon sekitar 63%
  • Bekatul / Pollard sekitar 20%
  • Tepung Jagung sekitar 5%
  • Kapur sekitar 2%
  • Gypsum Sekitar 1%
  • Air secukupnya ( kadar air 65% untuk media baglog), diukur menggunakan alat test kadar air

Dengan komposisi media baglog yang sama , hasil panen jamur akan di tentukan oleh Cara perawatan baglog yang optimal sehingga jamur tiram anda bisa tumbuh dengan baik saat budidaya dan besar / berat media baglog yang kita budidaya kan, sebagai contoh : media baglog dengan uk. berat 1 kg akan menghasilkan 200 gram jamur tiram segar , sedangkan media baglog dengan uk. berat 1,5 kg akan menghasilkan 300 gram jamur tiram segar , begitu juga jika media baglog dengan uk. berat 2 kg akan menghasilkan 400 gram jamur tiram segar, dengan asumsi komposisi media baglog dan cara perawatan baglog juga sama.

Penambahan Nutrisi pada Media Baglog

Nutrisi tambahan berupa bekatul, jagung, pollard atau yang lainnya bisa meningkatkan dan memacu pertumbuhan jamur tiram , selama penambahan nutrisi tersebut di sesuai kan dengan kebutuhan optimal bagi pertumbuhan jamur tiram , karena setiap varian jamur tiram membutuhkan komposis nutrisi yag berbeda. Penambahan nutrisi yang berlebihan bahkan bisa menyebabkan jamur tiram membusuk dan mati , sama seperti tanaman lainnya , pemberian pupuk secara berlebihan pada tanaman , menyebabkan tanaman tersebut malah mati. Kami pernah melakukan percobaan dengan menumbuhkan jamur tiram Varian Oyster dan Florida pada media baglog dengan komposisi yang sama , ternyata jamur tiram Varian Oyster tumbuh maksimal hingga menghasilkan 600 gram jamur tiram segar dengan 4 x panen dalam satu siklus tanam , sedangkan Varian Florida hanya menghasilkan 300 gram jamur segar dalam satu siklus tanam . Sebaliknya dengan Komposisi yang berbeda , Varian Florida bisa menghasilkan 700 gram jamur segar , sedangkan Varian Oyster hanya menghasilkan 400 gram jamur segar.Disini pentingnya kita memahami kebutuhan nutrisi media baglog bagi pertumbuhan varian jamur tiram yang kita budidayakan agar jamur tiram yang kita budidayakan bisa tumbuh secara optimal dan menghasilkan keuntungan bagi kita.

Merawat dan menumbuhkan jamur tiram sebenar nya cukup mudah , baglog yg sudah penuh ditumbuhi oleh miselium rata rata akan segera tumbuh badan jamur dan menghasilkan jamur segar, jika lingkungan kumbung sudah sesuai dengan syarat tumbuh jamur. Tetapi masih banyak dari petani budidaya jamur tiram yang mengeluhkan hasil panen jamur tiram tidak maksimal sehingga mereka mengalami kerugian.